
Sekarang ini port USB Type-C atau USB-C mulai banyak digunakan pada smartphone, bahkan mungkin menjadi port standar untuk gadget baru. USB Type-C (USB 3.1) ini menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, yakni 10 GB per detik sekitar 20 kali lebih cepat dari USB tipe lama. USB Type-C memiliki bentuk yang simetris. Jadi, kamu tak perlu lagi bingung cara mencolokkan kabel yang benar. Berikut adalah fakta-fakta mengejutkan dari bahaya USB Type-C
1. Bahaya Kabel USB Type-C Palsu

Tak hanya bisa merusak perangkat, penggunaan kabel USB-C palsu atau yang tidak sesuai juga dapat membahayakan penggunanya. Karena rancangan kabel USB-C ini lebih rumit dalam mengatur transfer data dan daya. Nah, untuk kemanan, sebaiknya kamu menggunakan kabel USB-C bawaan saja.
2. Kecurangan Produsen Aksesori

Beberapa produsen aksesori tertangkap basah menggunakan kabel icro USB dan hanya mengganti ujungnya saja seperti bentuk USB Type-C. Hal tersebut dapat membahayakan karena bisa merusak perangkat Anda yang pada dasarnya menggunakan USB Type C. Nah, jika USB-C kamu rusak, maka sebaiknya kamu membeli pada produsen resmi dari smartphone yang kamu gunakan.
3. Tingkat Bahaya yang Lebih Tinggi

Teknologi USB Type-C ini memiliki tingkat bahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan versi sebelumnya, yaitu micro USB. Sebagai standar USB terbaru, USB Type-C dirancang dengan teknologi lebih canggi. USB-C mampu mengirim data lebih banyak dan lebih cepat, transfer daya pun lebih besar. Itu adalah kelebihannya. Namun jika kualitas kabel USB-C tidak sesuai standar, maka dapat dengan mudah menghancurkan perangkat kamu dalam sekejap.
4. Fast Charging

Masalah ini juga bukan hanya soal kualitas kabel yang buruk, beberapa pabrikan ponsel juga diketahui tidak bermain sesuai dengan aturan yang ada. Contohnya USB Type-C diklaim dapat melakukan proses pengisian ulang baterai yang jauh lebih cepat. Teori tersebut mungkin benar adanya. Namun juga boleh dikatakan tidak sepenuhnya benar.
Awalnya teknologi Quik Charge miliki Qualcomm tidak kompatibel denan USB-C. Namun itu tak menghentikan Qualcomm dan pabrikan ponsel untuk membawa fitur pengisian cepat. Mereka pun membuta kabel USB Type-C dengan spesifikasi khusus untuk menghadirkan fitur Quick Charge. Kabar Buruknya, kabel USB Type-C standar berkualitas buatan produen asesori pihak ketiga pun tak bisa digunakan. Jika memaksa, berpotensi untuk menimbulkan masalah yang sangat serius bagi pengguna yang membeli kabel murah secara online.
Jika anda mencari referensi - referensi tentang pembayaran online, anda dapat melihat di website Bali Web Developers.
Sumber : jalantikus.com
Komentar
Posting Komentar